Surakarta (30/9), Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan pengganti UNBK yang bertujuan untuk menilai mutu pendidikan ditingkat sekolah, madrasah dan program pada tingkat dasar dan menengah. Mutu pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar siswa yang mendasar meliputi literasi, numerasi dan karakter. Pelaksanaan ANBK untuk jenjang SMA dilaksanakan mulai tanggal 27 – 28 september untuk gelombang 1 dan 29 – 30 September 2021 untuk gelombang 2. SMA Negeri 8 Surakarta memilih mengikuti yang gelombang 2, diikuti oleh 45 siswa peserta utama dan 5 siswa cadangan. Keikutsertaan siswa dipilih dan ditentukan secara acak oleh kementrian pendidikan secara langsung sehingga sekolah tidak bisa menentukan siswa yang ikut dan tidak ikut. Peserta ANBK untuk SMA adalah kelas XI, SMP kelas 8 dan SD kelas V. ANBK meliputi 3 instrumen utama yaitu asesmen kompetensi minimal (AKM), survei karakter dan survei lingkungan. Selain siswa kepala sekolah dan guru yang masuk ke data dapodik juga wajib mengikuti AKM tetapi untuk kepala sekolah dan guru hanya mengerjakan soal soal survei lingkungan saja. Dengan adanya ANBK semoga dapat meningkatkan mutu pendidikan.